Senin, 06 September 2010

sesalku


Dia tak pernah tau apa yang ku ingin dia tau..

mungkin sebuah senyuman akan terasa pantas untuk kebodohanku..

seorang manusia bodoh yang bermimpi tuk menggapai mentari tapi terbakar saat menyentuh kecilnya api

seorang manusia lemah yang bermimpi terbang kelangit tapi kemudian terjatuh berkeping-keping sebelum sempat mendekap awannya

mungkin sebuah kata maaf terasa lengkap menutupi kecewaku

tapi sedikit rindu masih akan terlihat lucu..

pantaskah aku merasa bangga jika nyatanya aku tertipu??

haruskah aku membencinya padahal dahulu aku begitu memujanya..

mungkin kini aku seperti kapas yang tertiup angin

melayang jauh dipadang kesunyian

beribu benang kerinduan tersulam tapi tak satupun yang terbentang

dan mungkin saat ini aku hanya ingin seperti mentari yang merasa cukup bersahabat bila dengan pagi..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar